Category Archives: Semacam Sajak

Bawakan Aku, Perahu tanpa Prasangka

Aku ingin saat kau pulang nanti Bawakan aku mainan masa kanak-kanak kita Perahu kecil yang akan menyala dengan minyak kelapa buatan nenek Kemudian, naiklah ke perahu itu denganku Nenekku pernah bilang, Di depan laju perahu ada banyak hal yang bisa kita bicarakan dan akan ada angin yang mendendang lagu tentang bahasa cinta Saat kita berpeluk […]
Posted in Semacam Sajak | Leave a comment

Mata Bulat Matahari

Kepada, Cahaya. Telah kutitipkan rinduku, pada mata bulat matahari. Telah sampaikah padamu?
Posted in Semacam Sajak | Leave a comment

Jebakan

Satu, dua, dan sekian terkungkung dalam definisi yang dibuat sendiri. Aku khawatir, aku turut di dalamnya. Aku memastikannya baik-baik. Dan tak ingin menjadi salah satunya. Tentang kriteria-kriteria yang kemudian jadi jebakan. Untuk menelannya busuk-busuk. Agar hidup disebut konsisten. Di titik pemberhentian terakhir hari ini, aku menepi sejenak. Memberi jeda pada hati yang terlalu sibuk berlalu-lalang. […]
Posted in Semacam Sajak | Leave a comment

Surat Pertama untuk Kekasih

Kita merekam rindu yang kian subur. Menyesuaikan ritme yang sebenarnya sama. Aku menyukai perjumpaan antara aku dan kamu. Lelaki, yang menungguku di ujung senja, dengan alun harmonika yang romantik.
Posted in Semacam Sajak | Leave a comment
  • Follow me